(Yuliana) Peran Tokoh Nasional Dan Daerah Perjuangan Kemerdekaan Indonesia

KRT Radjiman Wedyodiningrat 



dilahirkan di Yogyakarta pada tanggal 21 April 1879.Radjiman bukanlah terlahir dari keluarga bangsawan .
namun semangat belajarnya sangat tinggi.Ia berhasil mengenyam pendidikan hingga ke negeri Belanda,Prancid,Inggris dan Amerika.Ia berhasil memperoleh gelar dokternya di negeri Belanda pada usia 20 tahun.

Radjiman memiliki andil besar dalam usaha mencapai kemerdekaan Indonesia dengan menjadi ketua Badan Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).Badan ini dibentuk sebagai upaya mendapatkan dukungan daei bangsa Indonesia dengan menjanjikan bahwa Jepang akan membantu proses ke,erdekaan Indonesia.

Sebagai ketua BPUPKI,ia beserta anggota BPUPKI lainnya merumuskan persiapan-persiapan yang harus dilakukan untuk kemerdekaan Indonesia.Setelah Indonesia Merdeka,perjuangan Radjiman untuk Indonesia masih berlanjut,Radiman menjadi anggota Komite Nasional Indonesia Pusat(KNIP) dan menjadi anggota DPR.

Selain menjadi ketua BPUPKI,Radjiman juga menjadi salah satu tokoh dalam organisasi Budi Oetomo,organisasi ini bergerak dalam bidang pendidikan dan sosial budaya.Dia dipercaya menjadi ketua organisasi tersebut pada 1914-1915.Ketika memimpin Busi Oetomo itulah Radjiman mengusulkan pembentukan milisi rakyat disetiap daerah di Indonsia.Itulah pertama kalinya bangsa Indonesia memiliki kesadarn uuntuk memiliki tentara.

Gagasan memiliki milisi rakyat itu dikemukakan Radjiman terkait eletusnya Perang Dunia I,juga untuk mengantisipasi asanya serangan dari negara lain terhadap Indonesia.Pemerintah Belanda menolakusul milisi yang digagasnya.Sebagai gantinya,pemerintah Belanda meneytujui dibentuknya Volksraad,badan perwakilan rakyat yang juga dikenal dengan Dewan Rakyat.Radjiman duduk sebagai anggota Volksraad selama tiga tahun.

Radjiman mempunyai rasa kecintaan yang tinggi terhadap tanah ainya terlihat dari pengabdiannya kepada rakyat.Ketika Kabupaten Ngawi terserang wabah pers ditahum 1934,Radjiman memutuskan tinggal di twngah warga Ngawi dan menangani kangsung wabah tersebut.Dia pun aktif memberdayakan dukun bayi di daerah tersebut guna mencegah kematian ibu dan bayi saat melahirkan.

Radjiman sangat peduli terhadap kesehatan masyarakat,terutama yang tidak mampu .itu sebabnya dia diangkat menjadi dokter Keraton Surakarta dan mendapat gelar kehormatan Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) dan tambahan nama "Wedyodiningrat".

Selain peduli terhadap kesehatan masyarakat,Radjiman juga memikirkan pendidikan anak-anak di sekitar tempat tinggalnya.Dia mengajar anak-anak di Dusun Dirgo yang kesulitan biaya sekolah.Lokasi tempat mengajar itu kemudian bertransformasi menjadi seklah formal berupa Sekolah Dasar Negeri 3,4 dan 5 Kauman.

Radjiman memang tidak pernah ikut berperang untuk melawan penjajah,namun perjuangannya untuk bangsa Indonesia melalui beberapa organisasi yang ia ikut telah membantu Indonesia untuk mencapai kemerdekaaan.

 Klik ===> https://youtu.be/SmevH39Crag
Untuk mengenal dr.KRT Radjiman Wedyodiningrat

Yuliana
XI IPS 5
"Tugas Individu"

Comments

Popular posts from this blog

Pembentukan Komite Van Aksi, Dukungan Pemimpin Keresidenan, Pernyataan Sri Sultan Hamengku Buwono IX & Peristiwa Lapangan IKADA

Pembentukan KNIP, Partai Politik & Tentara Nasional

Pembentukan Departemen Dan Pemerintahan Daerah