(Syaqila) Makna proklamasi & peran para tokoh seputar proklamasi

Tokoh Sekitar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Berikut ini telah kami rangkum nama-nama tokoh sekitar proklamasi kemerdekaan Indonesia beserta tugas (peran) dan profil singkatnya. Simak selengkapnya dengan teliti!

Ir. Soekarno (Bung Karno)
  • Tugas : Pembaca sekaligus yang menandatangani teks proklamasi.
  • Profil : Lahir di Blitar pada tanggal 6 Juni 1901, meninggal pada 20 Juni 1970 di Jakarta. Ia adalah penggagas dasar negara “Pancasila”, Presiden pertama Republik Indonesia, menjabat dari tahun 1945 sampai 1966.
Drs. Mohammad Hatta (Bung Hatta)
  • Tugas : Mendampingi Bung Karno saat pembacaan teks proklamasi dan juga tokoh yang menandatanganinya.
  • Profil : Lahir pada tanggal 12 Agustus 1945 di Bukittinggi, Sumatera Barat. Meninggal pada usia 77 tahun, tepatnya pada tanggal 14 Maret 1980 di Jakarta. Ia merupakan wakil presiden pertama Indonesia, sekaligus pejuang, negarawan dan dikenal dengan bapak koperasi Indonesia.
Ahmad Soebarjo (Mr. Raden Achmad Soebardjo Djojoadisoerjo)
  • Tugas : Salah satu tokoh yang merumuskan teks proklamasi.
  • Profil : Lahir pada tanggal 23 Maret 1896 di Karawang, Jawa Barat. Meninggal pada usia 82 tahun, ia merupakan seorang diplomat handal. Pernah menjabat sebagai Menlu pertama Indonesia. Lulusan Universitas Leiden Belanda dengan gelas Meester in de Rechten.
Fatmawati (Fatimah)
  • Tugas : Berperan sebagai tokoh yang menjahit bendera merah putih.
  • Profil : Fatmawati adalah istri Presiden Soekarno, ia lahir di Bengkulu pada tanggal 5 Februari 1923, meninggal pada tanggal 14 Mei 1980 di Kuala Lumpur, Malaysia. Ayahnya bernama Hasan Din (pengusaha sekaligus tokoh Muhammadiyah di Bengkulu, sementara ibunya bernama Siti Chadijah.
Sayuti Melik (Mohamad Ibnu Sayuti)
  • Tugas : Mengetik naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia.
  • Profil : Pria kelahiran Sleman, pada tanggal 22 November 1908. Wafat pada tanggal 27 Februari 1989 di Jakarta saat berusia 80 tahun. Ia merupakan anggota kelompok Menteng 31 yang berperan alam penculikan Ir Soekarno dan Mohammad Hatta saat sehari sebelum proklamasi, dikenal dengan Peristiwa Rengasdengklok. Ia juga pernah menjadi anggota PETA (Pembela Tanah Air) dan PPKI.
Makna Proklamasi Bagi Bangsa dan Rakyat Indonesia

1. Makna Proklamasi, sebagai Puncak Perjuangan Bangsa Indonesia

Lamanya masa penjajahan terus menambah daftar perjuangan kemerdekaan yang ada. Rakyat Indonesia dari berbagai wilayah berjuang dengan darah dan air mata.
Proklamasi kemerdekaan menjadi puncak dari semua perjuangan yang telah disebutkan di atas. Proklamasi dianggap kemenangan atas penjajahan. Bukan kemenangan milik tokoh-tokoh pendiri bangsa. Tetapi kemenangan seluruh rakyat Indonesia. Sebuah puncak perjuangan, tetapi bukan berarti perjuangan berakhir. Selanjutnya perjuangan tersebut tidak turun dari puncak. Perjuangan mempertahankan dan mengisi kemerdekaan jauh lebih berat daripada sebelumnya. Tujuan pembangunan nasional menjadi pedoman tahap-tahap kebijakan publik pemerintah. dalam mengisi kemerdekaan.

2. Makna Proklamasi sebagai Pernyataan De Facto

Perbedaan de facto dan de jure adalah dalam definisi. De jure berarti berdasarkan hukum sedangkan de facto berarti berdasarkan kenyataan. Makna proklamasi sebagai pernyataan de facto berarti pernyataan kemerdekaan yang sesuai dengan kenyaataan, bahwa proklamsi telah dikumandangkan ke seluruh wilayah Indonesia dan dunia. Kenyataan tersebut ada dan nyata. Pernyataan yang diabadikan suaranya hampir di seluruh siaran radio yang ada pada saat itu. Pernyataan yang dicatatkah berbagai peeranan pers dalam masyarakat demokrasi Indonesia dan dunia. Bahkan pernyataan tersebut didukung oleh foto-foto yang ada.

www.sumbersejarah.com

 Syaqila Maulia
XI IPS 5
"Tugas Individu"

Comments

Popular posts from this blog

Pembentukan Komite Van Aksi, Dukungan Pemimpin Keresidenan, Pernyataan Sri Sultan Hamengku Buwono IX & Peristiwa Lapangan IKADA

Pembentukan KNIP, Partai Politik & Tentara Nasional

Pembentukan Departemen Dan Pemerintahan Daerah